Ketahui Info Soal Vaksinasi Corona di SehatQ.Com



Ditemukannya vaksin untuk virus corona bisa jadi merupakan salah satu kabar gembira bagi kita semua. Adanya vaksin tentunya menambah harapan bahwa pandemi akan segera usai dan situasi akan kembali seperti sedia kala.

Akan tetapi meskipun begitu kita tetap harus bersikap waspada dan bijaksana. Hal ini karena meskipun vaksin covid 19 sudah ada akan tetapi pelaksanaan vaksinasi tentunya membutuhkan banyak waktu. Bahkan mungkin untuk menyelesaikan vaksinasi ini butuh beberapa tahun. Hal ini cukup wajar mengingat jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak dan wilayahnya yang luas plus fasilitas untuk vaksin belum begitu merata. Vaksinasi pun juga tidak bisa dilakukan serentak harus dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas yang ada. Dan banyak diantara kita yang bukanlah prioritas utama untuk mendapatkan vaksin ini. 

Selain itu tak semua orang bisa atau boleh diberi vaksin. Ada kondisi tertentu dimana seseorang yang mengalami satu jenis penyakit atau gangguan kesehatan tidak diperbolehkan menerima vaksin karena dikhawatirkan ada efek samping bagi mereka. Beberapa kondisi kesehatan yang tidak diperbolehkan menerima vaksinasi covid 19 ini diantaranya adalah gangguan jantung kronis baik itu jantung koroner maupun gagal jantung, penyakit ginjal, penyakit rheumatoid arthritis, penyakit autoimun seperti Lupus, Sjogren Syndrome, dan Vaskulitis, penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi.


Selain soal penyakit penyakit di atas beberapa persyaratan lain juga diterapkan untuk menentukan seseorang boleh atau tidak divaksin. Beberapa syarat lain seperti yang dilansir di web SehatQ.Com  ini misalnya saja adalah sebagai berikut : 

  • Sudah berumur minimal 18 tahun

  • Tidak sedang hamil. Dan untuk mereka yang sedang hamil maka pelaksanaan vaksinasi akan ditunda.

  • Memiliki tekanan darah di bawah 140/90 mmHg

  • Tidak sedang demam dengan suhu 37,5°C atau lebih. Dan untuk mereka yang demam vaksinasi akan ditunda sampai sembuh atau demam mereda dan tidak terbukti menderita covid 19.

  • Untuk mereka yang menderita HIV maka angka CD4 harus di bawah 200. Jika angka CD4 berada di atas 200 atau tidak diketahui maka tidak bisa diberikan vaksin sinovac.

  • pengidap TBC yang sedang menjalani pengobatan, vaksin corona bisa diberikan minimal dua minggu setelah mendapat obat antituberkulosis.

Jika kita memang memenuhi persyaratan di atas maka kita tinggal menunggu waktu saja untuk divaksinasi. Lamanya waktu tunggu ini tentunya berdasarkan kita ada di prioritas berapa baik dari segi prioritas orang per orang ataupun prioritas wilayah.


Sambil menunggu giliran untuk mendapatkan vaksinasi tentunya kita harus tetap waspada dan menjalankan semua protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Misalnya saja dengan tetap menjalankan 3M yakni mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas atau jika sedang tidak ada sebun boleh menggunakan hand sanitizer atau cairan mengandung alkohol lainnya yang sesuai, menjaga jarak aman atau banyak orang mengenalnya sebagai social distancing termasuk juga di dalamnya adalah dengan menghindari kegiatan kegiatan yang mengundang kerumunan orang, memakai masker dengan benar saat bepergian.


Sikap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan ini sangat penting mengingat meski sudah ada vaksin tapi persebaran virus corona saat ini masih cukup tinggi. Apalagi jika kita melihat dari berita berita yang ada sudah muncul varian varian baru dari virus corona ini. Dan efektivitas vaksin untuk varian baru corona ini belum begiu diketahui.


Komentar